| English

...BAB 4

BAB 5 - PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan pertama dari karya tulis ini adalah bahwa kinerja (performance) Singapore Airlines masih berada di atas pesaing-pesaingnya seperti Cathay Pacific, Thai Airways, dan Emirates Airlines. Hal ini dapat dilihat dari strategi-strategi yang digunakan oleh Singapore Airlines terlihat lebih tanggap/responsif terhadap berbagai situasi/faktor eksternal dan internal perusahaan di mana dari hasil pembobotan total nilai yang didapat berada cukup jauh di atas nilai rata-rata (lihat kesimpulan kedua) serta diakuinya keberhasilan akan strategi-strategi yang telah mereka lakukan lewat suatu survei (Asian Business Annual Survey) dalam melakukan identifikasi "Asia most admired companies in terms of products and service quality", dimana hasil survei menempatkan Singapore Airlines pada peringkat pertama.

Kesimpulan kedua adalah berdasarkan tabel internal strategic factors diperoleh skor 3.925 dan dari tabel external strategic factors diperoleh skor 4,7325 yang berarti upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Singapore Airlines dalam menghadapi persaingan adalah sangat baik dan bahkan mendekati sempurna dalam upaya menghadapi faktor-faktor eksternal strategis mereka.

Kesimpulan ketiga adalah diharapkan bahwa dengan menerapkan strategi-strategi yang didapat dari matriks SWOT yakni:

Strategi SO

- Tetap menggunakan pesawat generasi terbaru, ...

Strategi ST

- Lebih giat dalam membangun fasilitas/sarana di negara yang berhubungan dengan bidang usaha, ...

Strategi WO

- Menawarkan harga tiket yang lebih kompetitif,...

Strategi WT

- Mengadakan outsourcing/aliansi strategis,...

Maka Singapore Airlines dapat memperbaiki atau lebih meningkatkan kinerja karyawan/perusahaan guna meningkatkan daya saing mereka dalam menyerap potensi pasar Asia khususnya dan dunia pada umumnya yang terus berkembang.

5.2. Saran

Saran pertama yang diajukan adalah agar Singapore Airlines juga melakukan pelatihan yang intensif terhadap para karyawan, khususnya staf lokal, yang berada di garis depan (yang berhubungan langsung dengan pelanggan) seperti misalnya operator telepon, staf check in, staf boarding gate, dan sebagainya, guna memperbaiki/meningkatkan kinerja mereka.

Saran kedua adalah mungkin perlu dipertimbangkan untuk melakukan kerja sama dalam hal pelatihan operator telepon dengan perusahaan-perusahaan penyedia jasa juga seperti perbankan, karena operator telepon mereka umumnya terlatih dengan baik dalam berhadapan dengan pelanggan mereka. Salah satu contoh operator telepon yang dapat dikatakan sangat baik dalam berkomunikasi dengan pelanggannya adalah Citibank.

Saran ketiga adalah perlunya diadakan pembinaan atau kerja sama yang lebih baik dengan produsen pemasok keperluan pelayanan penumpang agar kepastian pasokan senantiasa terjaga dan mereka merasa bahwa produksi mereka itu adalah khusus untuk Singapore Airlines dan sisa produksi baru akan diberikan kepada peminat lain.

Saran keempat adalah agar Singapore Airlines tetap melakukan upaya pelatihan-pelatihan bagi tenaga-tenaga terampil yang berasal khususnya dari negara-negara tetangga terdekat mereka agar antara lain, agar mereka tidak kekurangan pasokan SDM maupun agar dapat menjaga kualitas produksi yang berhubungan dengan jasa pelayanan mereka (misalnya standar pelayanan agen-agen perjalanan wisata, pelayanan pemandu tur, hotel, bahan baku, dan lain-lain)





Jangan lupa ikutan LIKE JoTravelGuide.com yaaa




Komentar Anda:



Kembali ke atas



jika menurut anda situs kami membantu memberikan informasi terkait, anda dapat menyumbang untuk membantu kelangsungan tayang situs ini, kami dapat menerima bantuan melalui tombol paypal "Donate" dibawah ini. terima kasih