versi cetak tempat belanja di bandung  

Tempat Belanja Populer di Bandung

Lokasi Perbelanjaan | Toko Cinderamata | Shopping Mall | Factory Outlet | Distros


Berbelanja adalah salah satu tujuan utama wisatawan di Bandung karena banyaknya pilihan yang tersedia. Daerah tujuan wisata belanja di Bandung yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Jalan Braga, Jalan Cibaduyut, Jalan Cihampelas dan Jalan RE Martadinata (sebelumnya bernama Jalan Riau). Pabrik industri kesenian perak ataupun pabrik wayang golek juga merupakan tujuan wisata yang sering menjadi sasaran wisatawan. Bagi yang menyukai pakaian atau fashion, Jalan Cihampelas adalah suatu keharusan (jika harga yang menarik menjadi faktor utama dalam berburu pakaian) atau Jalan R.E. Martadinata bagi yang mencari pakaian dengan kualitas yang lebih baik (dengan harga “yang lebih baik” pula).

ATM umumnya tersedia di sentra-sentra komersial. Belakangan ini, dikarenakan meningkatnya jumlah wisatawan asing, terutama dari Malaysia dan Singapura, beberapa toko (seperti di Pasar Baru) menerima pembayaran dalam mata uang asing (walaupun memberikan keuntungan tambahan bagi toko-toko dari selisih kurs nilai tukar, tetapi dapat dianggap kurang menghargai martabat negara sendiri/mata uang negara sendiri - yang seharusnya mencontoh Singapura, walaupun wisatawan dari Indonesia adalah yang paling banyak berkunjung, sangat sedikit/jarang ada toko-toko yang menerima Rupiah...)


Jalan-jalan Belanja Populer Di Bandung


| Jalan Braga | Jalan Cibaduyut | Jalan Cihampelas |
| Jalan Ir. H. Juanda/Jalan Dago | Jalan R.E. Martadinata/Jalan Riau |


JALAN BRAGA

Di masa lalu Jalan Braga dikenal sebagai Jalan Pedati dan merupakan daerah pusat komersial pada awal tahun 1900-an di Bandung. Saat ini Jalan Braga didominasi oleh kafe-kafe, diskotik, pub, restoran, dan shopping mall serta beberapa toko cinderamata. Pemerintah daerah setempat mencoba untuk merevitalisasi jalan ini untuk mengembalikan kejayaan masa lalu Jalan Braga sebagai daerah perbelanjaan (memerlukan upaya yang konsisten guna mewujudkan cita-cita ini). Jalan-jalan lain di Bandung yang juga memiliki banyak kafe dan diskotik (untuk hiburan malam) adalah Jalan Sudirman dan Jalan Cibadak.

Jalan Braga Jalan Braga Jalan Braga
Jalan Braga Jalan Braga


Klik gambar di atas untuk menampilkan foto Jalan Braga yang lebih besar.


Jika Anda adalah penggemar lukisan, Jalan Braga juga menyediakan berbagai macam lukisan dalam berbagai macam ukuran yang berbeda. Umumnya penjual-penjual lukisan ini berada di sudut antara Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika. Lukisan pemandangan Indonesia, penari tradisional, kehidupan masyarakat Jawa Barat, dan sebagainya dijual dari harga Rp. 150.000. Lukisan berukuran 2 meter persegi (2x1 m) ditawarkan dengan harga sekitar Rp. 1.000.000 (termasuk bingkai kayu). Setelah tawar menawar, umumnya pembeli dapat mendapatkan lukisan dengan harga sekitar 35%-40% dari harga awal.


Paintings for sale along Jalan Braga Paintings for sale along Jalan Braga Paintings for sale along Jalan Braga Paintings for sale along Jalan Braga


Klik gambar di atas untuk menampilkan beberapa foto lukisan dijual di Jalan Braga yang lebih besar.


Di sepanjang Jalan Braga ini juga terdapat beberapa toko cinderamata yang menjual barang-barang cinderamata seperti wayang, patung dan sebagainya.


Tempat menarik terdekat: Museum Konperensi Asia Afrika dan bangunan bersejarah lainnya, seperti gereja Bethel dan Katedral
Fasilitas terdekat:ATM/bank, gereja, pertokoan, hotel dan pusat perbelanjaan (mal)
Cara menuju ke sana: Dari Jl. Asia Afrika, jalan kaki sejauh 200 meter ke arah utara
Dari Jl. Ir. H. Juanda, naik angkot menuju St. Hall dan turun di perempatan Jl. Braga (tarif: sekitar Rp. 2.500 hingga Rp. 3.000, tergantung jauh-dekat jaraknya)
Dari Masjid Raya, naik angkot "St.Hall-Gedebage" yang menuju St. Hall dan turun di perempatan Jl. Braga (tarif: Rp. 2.000 selama sekitar 10 menit perjalanan)
Keterangan:jalan yang searah ini selalu padat setiap harinya dan sulit mencari tempat parkir di Jl. Braga. Anda dapat memarkir kendaraan Anda di Braga Citywalk dan berjalan kaki di sepanjang Jl. Braga.

JALAN CIBADUYUT

Jalan Cibaduyut terkenal sebagai daerah produsen sepatu lokal serta sebagai daerah penghasil produk-produk dari kulit, seperti tas dan jaket kulit. Sebuah patung sepatu di ujung Jalan Cibaduyut memperkuat citra jalan ini sebagai daerah produsen sepatu.

Di sepanjang jalan ini, Anda akan menemukan deretan toko sepatu di kedua sisi jalannya. Beberapa di antaranya hanya memajang beberapa sepatu atau mungkin hanya kotak-kotak sepatunya. Karena itu, jika Anda ingin melihat koleksi lengkap sepatu sekaligus harga-harganya, bisa dilihat di katalog yang biasanya ditempel di dinding toko, atau bisa juga dengan bertanya ke penjaga tokonya. Toko-toko kecil di Jalan Cibaduyut memajang semua koleksi sepatu mereka dengan harga yang masih bisa ditawar.


Jalan Cibaduyut Jalan Cibaduyut Jalan Cibaduyut Jalan Cibaduyut
Jalan Cibaduyut Jalan Cibaduyut Jalan Cibaduyut Jalan Cibaduyut


Klik gambar di atas untuk menampilkan foto Jalan Cibaduyut yang lebih besar.


Jalan Cibaduyut hampir setiap harinya ramai. Keadaan ini diperparah dengan beberapa mobil yang diparkir di pinggir jalan (karena beberapa toko tidak memiliki area parkir). Di sepanjang Jalan Cibaduyut menuju ke arah terminal bus Leuwipanjang wisatawan juga dapat menemukan toko-toko yang menjual berbagai makanan ciri khas Bandung (seperti yang dapat juga ditemukan di pusat perbelanjaan Pasar Baru). Setelah renovasi selesai dilakukan, kondisi jalan di sepanjang Jalan Cibaduyut saat ini dalam kondisi bagus.

Silakan klik di sini untuk melihat beberapa toko sepatu di Jl. Cibaduyut. Toko-toko tersebut dipilih secara acak oleh Jotravelguide.com (tanpa "pesan-pesan" sponsor).


Fasilitas: ATM
Cara menuju ke sana: Dari terminal Leuwi Panjang, naik angkot jurusan Cibaduyut dan turun di Jl. Raya Cibaduyut (tarif: Rp. 2.000 selama 7 menit perjalanan)
Dari terminal Kebon Kalapa, naik angkot jurusan Cibaduyut dan turun Jl. Raya Cibaduyut (tarif: Rp. 3.000 selama 15 menit perjalanan)
Dari tol arah Jakarta, Anda dapat keluar dari pintu tol Pasir Koja, kemudian belok kanan menuju Jl. Soekarno Hatta (kira-kira berjarak 600 meter). Dari sana, terus lurus hingga mencapai perempatan Jl. Soekarno hatta dan Jl. Leuwipanjang (bisa ditandai dengan sebuah patung sepatu besar yang ada di sana), kemudian dilanjutkan dengan belok ke kanan, ke Jl. Raya Cibaduyut (sejauh kurang lebih 2 km).


Booking.com


Halaman selanjutnya: Jalan Cihampelas, Jalan Dago, Jalan Riau

Kembali ke atas






Komentar Anda Untuk Belanja Di Bandung:


Isi komentar adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Anda sebagai pengirim komentar harus membaca dan sepenuhnya menyetujui Syarat dan Ketentuan Komentar Anda (klik disini), Syarat dan Ketentuan (klik disini) serta Kebijakan Privasi (klik disini) JoTravelGuide.com.




Nama:

JoTravelGuide 8 Jul 2012

Komentar:

Halo Anto, terima kasih untuk komentarnya. Mungkin waktu kesana Jalan Cibaduyut lagi dalam perbaikan. Sekarang ini sudah bagus jalannya dan jauh lebih lancar.

Kalau mau lebih lancar lagi, sebaiknya hindari akhir pekan. Kalau harus kesana saat akhir pekan, sebaiknya pagi hari sebelum jam 12. Selamat berkunjung kembali ke Jalan Cibaduyut :)

Nama:

Anto Jkt 7 Jul 2012

Komentar:

Terakhir kesana Cibaduyut macet banget!!! Udah kayak Jakarta aja...

Nama:

Contributor Bandung JoTravelGuide.com 27 Oct 2011

Komentar:

It depends on your needs. Jl. Riau has plenty of good factory outlets, while Jl Cihampelas normally has less good quality products to buy (but of course they are cheaper or I could say "good value for money" - at least to many people). Happy shopping Christian and Marie!

Nama:

Christian + Marie 27 Oct 2011

Komentar:

Can you give me a suggestion where to go for a nice clothes shopping please?

Kembali ke atas

jika menurut anda situs kami membantu memberikan informasi terkait, anda dapat menyumbang untuk membantu kelangsungan tayang situs ini, kami dapat menerima bantuan melalui tombol paypal "Donate" dibawah ini. terima kasih





Booking.com