versi cetak danau muko-muko sumatera barat

Air Terjun Lembah Anai | Danau Muko-Muko Maninjau dan Sekitarnya | Kiambang |
Kota Pariaman | Kota Padang Panjang | Perkampungan & Pusat Kebudayaan Minangkabau | Danau Singkarak / Ulak Indah | Danau Kembar / Danau Diatas dan Dibawah | Kota Batusangkar | Tabek Patah




Danau Muko-Muko Maninjau dan Sekitarnya

Muko MukoDanau Maninjau bisa dicapai selama kurang lebih 1,5 jam dari kota Padang atau 40 menit (dengan jarak 36 km) ke arah barat dari Bukittinggi. Dengan luas 9.950 hektar, Danau Maninjau telah dikenal sebagai danau terbesar ketiga di Indonesia dan memiliki air yang sangat jernih sehingga memungkinkan untuk melihat ikan-ikan yang berenang di dalamnya. Sekarang danau ini menjadi sumber tenaga listrik untuk wilayah Bukittinggi dan kota-kota di sekitarnya. Pada waktu-waktu tertentu di setiap tahunnya, Danau Maninjau menghasilkan sulfur sehingga warna airnya berubah menjadi hijau.

Klik foto di atas untuk menampilkan beberapa foto yang lebih besar dari Danau Muko-Muko Maninjau.

Sebagian besar warung makan di area danau ini menjual kerang yang dimasak dengan beragam bumbu, seperti kunyit, bawang, dan cabai. Penduduk setempat menyebutnya “rensi”. Mereka juga menjual mangga manis dengan harga Rp. 1.500–Rp. 2.000 per buah. Di danau ini Anda dapat memancing, namun jangan lupa untuk membawa perlengkapan memancing Anda sendiri. Penduduk di sana akan mengenakan tarif sebesar Rp. 5.000 untuk memancing.

Jika Anda meneruskan perjalanan dari Danau Maninjau ke Bukittinggi, Anda akan melewati jalan Kelok 44 yang memiliki 44 buah belokan yang ekstrim (sepanjang 10 kilometer). Setiap belokan diberi nama berdasarkan angka urutan belokan dan setiap pagi Anda bisa melihat banyak monyet di pinggir-pinggir jalannya. Setelah Kelok 44, Anda dapat melihat desa tradisional Matur, sebuah area hijau yang dikelilingi banyak pepohonan dan memiliki udara segar. Selain itu, berbagai macam motel atau rumah singgah juga banyak tersedia di desa ini. Tidak jauh dari Matur, terdapat sebuah desa pengrajin perak, bernama Koto Gadang.


Lokasi:Kenagarian Koto Malintang, Tanjung Raya, Agam
Biaya masuk:* Rp. 2.000/dewasa
* Rp 1.000/anak
Cara menuju ke sana:menggunakan mobil pribadi atau sewa mobil
Keterangan:*Kelok 44 adalah jalan yang sangat berbahaya dengan jurang yang dalam di sisi jalannya.
* Menurut sejarah, jalan ini merupakan peninggalan dari pemerintah Belanda.




...Padang-Bukittinggi :Halaman sebelumnya | Halaman berikut: Kiambang...






Komentar Anda:


Isi komentar adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Anda sebagai pengirim komentar harus membaca dan sepenuhnya menyetujui Syarat dan Ketentuan Komentar Anda (klik disini), Syarat dan Ketentuan (klik disini) serta Kebijakan Privasi (klik disini) JoTravelGuide.com.




Name:

Bep 16 Apr 2014

Comment:

WHAT ?? An hour and a half from Padang ?? More like three and a half hours !
Bukittinggi, 40 minutes ?? Who is this malinformed fool ? It takes a bout an hour and a half to cover those 39 kilometers !! Yes, by car !!

Kembali ke atas


jika anda merasa halaman ini bermanfaat dan tertarik menyumbang untuk membantu kelangsungan tayang situs ini, kami dapat menerima bantuan melalui tombol "Donate" dibawah ini. terima kasih