versi cetak seni tradisional sumatera barat di padang  

Tari Tradisional | Alat Musik Tradisional | Kesenian Daerah Lainnya |
Tempat Pertunjukan Seni Tradisional



RANDAI

Randai adalah sebuah teater terkenal di kalangan penduduk lokal Minangkabau. Teater ini menceritakan berbagai kisah klasik maupun kontemporer. Randai tampil dengan menggabungkan berbagai seni lokal lainnya, seperti dari seni tari dan musik.

Lihat pertunjukan Randai yang dikutip dari You
Tube:





PENCAK SILAT

Pencak silat adalah seni tradisional bela diri dan ketangkasan. Sebelumnya, Pencak silat digunakan untuk melindungi diri dari musuh. Saat ini orang masih melestarikan dan mempelajari Pencak silat, tetapi sebagian besar dilakukan sebagai seni tradisional seperti dalam tarian serta pertandingan olah raga.

Lihat pertunjukan Pencak Silat yang dikutip dari You
Tube:



BARONGSAI

Barongsai merupakan salah satu bentuk seni tradisional Cina yang biasanya digunakan untuk upacara peresmian gedung, penyambutan tamu, atau saat Hari Kemerdekaan Indonesia. Barongsai dimainkan oleh 2 orang atau lebih dengan menggunakan kostum singa dan menirukan gerakan-gerakan singa. Salah satu kelompok barongsai dari Padang, Hong Beng Tong berhasil mendapatkan juara ke-5 dalam Barongsai World Champion di Genting Highland, Malaysia.

Lihat pertunjukan Tari Barongsai yang dikutip dari You
Tube:



PERAHU NAGA

Ini merupakan perlombaan perahu yang diwakili oleh suatu kelompok atau desa tertentu. Mereka menghiasi perahu dengan berbagai warna dan desain agar terlihat lebih menarik. Perlombaan ini berkembang ke tingkat internasional dan telah diikuti oleh kontestan dari negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, China, Korea Selatan, Vietnam, dll.

Lihat perlombaan Perahu Naga yang dikutip dari You
Tube:



FESTIVAL TABUIK

Festival Tabuik adalah festival ritual di Pariaman yang telah menjadi program pariwisata tahunan. Festival Islam tahunan ini digelar untuk memperingati pertempuran heroik antara dua cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Simbol peti mati (dengan tinggi 12-15 meter) dan model Bouraq—mitos kuda bersayap berwajah manusia yang membawa mereka ke surga—diarak di sepanjang Jalan Pariaman dengan iringan musik dan tarian. Di akhir festival, mereka akan melemparkan simbol peti mati dan Bouraq tersebut ke laut dari Pantai Gondoriah. Festival ini diadakan di sepanjang jalan Pariaman hingga ke di Pantai Gondoriah.

Lihat festival Tabuik yang dikutip dari You
Tube:



Halaman sebelumnya: Alat Musik Tradisional
Halaman selanjutnya: Tempat pertunjukan seni di Padang


Kembali ke atas







Komentar Anda:


Nama:

date

Komentar:

0 komentar

Isi komentar adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Anda sebagai pengirim komentar harus membaca dan sepenuhnya menyetujui Syarat dan Ketentuan Komentar Anda (klik disini), Syarat dan Ketentuan (klik disini) serta Kebijakan Privasi (klik disini) JoTravelGuide.com.



Kembali ke atas


jika anda merasa halaman ini bermanfaat dan tertarik menyumbang untuk membantu kelangsungan tayang situs ini, kami dapat menerima bantuan melalui tombol "Donate" dibawah ini. terima kasih