versi cetak tempat wisata menarik di kota padang  

Padang Baru

Daerah pusat kolonial Belanda di Padang adalah tempat tujuan utama orang-orang yang pertama kali mengunjungi Padang. Tempat ini juga dikenal sebagai Padang Baru. Padang Baru terletak di sepanjang Jl. Batang Arau sampai ke daerah Pasar Raya Padang (seringkali ramai dengan pengunjung saat malam Minggu). Di satu sisi jalan, Anda akan melihat pemandangan dari berbagai desain bangunan tua Belanda yang dibawa dari awal abad yang lalu. Selama era kolonial Belanda, daerah ini merupakan kawasan penting di Sumatera untuk perdagangan karena banyak kapal muatan barang dari Jawa yang datang. Saat ini, bangunan-bangunan tua Belanda tersebut telah berubah menjadi rumah toko (ruko) Cina dan bangunan-bangunan komersial.

Klik image-image di halaman ini untuk menampilkan foto-foto yang lebih besar.

Di bagian sisi jalan yang lainnya, Anda akan melihat sebuah sungai yang dipenuhi dengan kapal dagang dan perahu tradisional. Sayangnya saat ini kondisi sungai ini sudah tercemar. Di tepi sungai ini terdapat pelabuhan tua Padang yang dikenal sebagai Pelabuhan Muara. Di luar daerah pusat kolonial Belanda tersebut, Anda akan melihat Desa Air Manis dan Jembatan Siti Nurbaya. Agak jauh dari Jl. Batang Arau (berjarak sekitar 1,4 km), yaitu di sekitar Jl. Hos Cokroaminoto, Jl. Dobi, dan Jl. Pondok terdapat Perkampungan China (pecinan) yang merupakan daerah pusat sosial masyarakat Tionghoa dan Kelenteng See Hin Kong di Jl. Kelenteng (lihat informasi selengkapnya di bawah). Ada juga pasar tradisional kecil masyarakat Tionghoa yang menjual sayuran dan bahan-bahan herbal dari Cina.


Cara menuju ke sana:dari Jl. Bundo Kanduang, naik angkot “Pasaraya–Sebrang Palinggam” (angkot warna biru) ke Muara. (tarif: Rp. 2.000).




Kelenteng See Hin Kiong: Kelenteng Cina di Pelabuhan Muara

Di antara beberapa gedung tua Belanda yang ada di sekitar Pelabuhan Muara, dari jauh bisa dilihatada sebuah kelenteng Cina dengan ciri khas warna merahnya, Kelenteng See Hin Kiong. Kelenteng ini berusia lebih dari 200 tahun dan dibuat dengan model desain arsitektur dari daerah Cina Selatan. Kelenteng See Hin Kiong merupakan pusat peribadatan warga Tionghoa yang tinggal di Padang.

Lokasi:Jl. Kelenteng No. 321, Padang
Jam operasional:setiap hari, pk. 8:00-17:00
Cara menuju ke sana:dari Pasar Raya naik mikrolet berwarna biru (tarif: Rp. 2.500)
Keterangan: Kelenteng berlokasi di daerah Pelabuhan Muara dan Pasar Gadang
Banyak terdapat bangunan tua di area ini

Halaman sebelumnya: Jam Gadang di Bukittinggi
Halaman selanjutnya: Mifan Waterpark di Padang






Komentar Anda:


Isi komentar adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Anda sebagai pengirim komentar harus membaca dan sepenuhnya menyetujui Syarat dan Ketentuan Komentar Anda (klik disini), Syarat dan Ketentuan (klik disini) serta Kebijakan Privasi (klik disini) JoTravelGuide.com.




Kembali ke atas


jika anda merasa halaman ini bermanfaat dan tertarik menyumbang untuk membantu kelangsungan tayang situs ini, kami dapat menerima bantuan melalui tombol "Donate" dibawah ini. terima kasih