versi cetak candi di siem reap  


Daftar dari beberapa candi berdasarkan pada tahun konstruksi:


Preah Ko | Bakong | Lolei | Phnom Krom | Prasat Kravan | Mebon Timur | Pre Rup | Banteay Srei |
Phimeanakas dan Istana Kerajaan | Ta Keo | Baphuon | Angkor Wat | Banteay Samre |
Srah Srang | Preah Khan | Teras Gajah | Neak Pean | Ta Som | Ta Prohm | Banteay Kdei | Bayon | Teras Raja Leper


Mebon Timur

Candi ini terletak hanya sekitar 1,3 kilometer/1400 yard dari utara candi Pre Rup (lihat di bawah). Didedikasikan untuk Dewa Shiva dan dibangun oleh Raja Rajendravarman pada awal tahun 950-an, Mebon Timur dulunya dikelilingi oleh air, dibangun di tengah sebuah waduk, bernama Yasodharatataka, yang dibuat secara bergotong-royong oleh banyak orang.

Terdapat beberapa toko cinderamata dan kedai makanan di sebelah timur gerbang masuk candi dan sebuah pangkalan sepeda listrik.

Klik foto Mebon Timur di atas untuk menampilkan beberapa foto yang lebih besar dan klik di sini untuk informasi lebih lengkapnya (dari the Angkor Guide.com).

Pre Rup

Dibangun oleh Raja Rajendravarman pada tahun 960-an, Pre Rup juga dikenal sebagai candi piramida atau candi pegunungan. Berlokasi sekitar 2,5 kilometer dari sebelah timur candi Banteay Kdei/Srah Srang, Pre Rup memiliki arti “untuk merubah tubuh”. Seperti pada candi-candi di atas, candi ini juga didedikasikan untuk Dewa Wisnu (Pre Rup merupakan candi Hindu), sementara gambar yang terlihat di sudut candi menggambarkan leluhur dari Raja Rajendravarman.

Klik foto Pre Rup di atas untuk menampilkan beberapa foto yang lebih besar dan klik di sini untuk informasi lebih lengkapnya (dari the Angkor Guide.com).

Banteay Srei

Salah satu candi terjauh dari pusat kota Siem Reap, adalah Banteay Srei yang terletak berlokasi sekitar 15 mil/ 25 kilometer dari arah timur laut Prasat Kravan dan candi ini dikenal sebagai candi terbesar ketiga setelah Angkor Wat dan Bayon.

Banteay Srei, yang berarti ‘benteng wanita’, dibangun pada tahun 960-an oleh Raja Rajendravarman II, dan didedikasikan untuk Dewa Wisnu dan Shiva. Candi ini juga merupakan candi Khmer kuno pertama yang diperbarui dengan mengadopsi metode pembaharuan secara utuh yang diterapkan oleh para arkeolog di Jawa, Indonesia, mengingat hubungan kerjasama masa lalu antara leluhur kerajaan di Jawa dan Khmer.

Klik foto Banteay Srei di atas untuk menampilkan beberapa foto yang lebih besar dan klik di sini untuk informasi lebih lengkapnya (dari the Angkor Guide.com).

Phimeanakas dan Istana Kerajaan

Dibangun pada akhir abad ke-10 oleh Raja Jayavarman V dan Raja Udayadityavarman I, situs ini berlokasi sekitar 3,7 kilometer ke arah utara dari gerbang masuk sebelah barat Angkor Wat.

Phimeanakas merupakan candi piramida besar yang dipengaruhi oleh Hindu, sama seperti candi-candi yang telah dijelaskan di sini sebelumnya. Phimeanakas terdiri dari 3 tingkat dengan total ketinggian mencapai lebih dari 10 meter, sehingga dari candi ini pengunjung dapat melihat kota Angkor dari atas. Sayangnya, pemandangan indah tersebut sekarang sudah terhalang oleh pohon-pohon besar di sekelilingnya. Untuk mendakinya, pengunjung harus melalui tangga-tangga yang amat curam di sebelah barat piramida.

Ada sebuah mitos tentang patung-patung singa yang diletakkan di setiap sisi candi ini. Konon, hal ini bertujuan untuk “menjaga” candi tersebut. Selain patung singa, ada juga patung gajah di mana pada zaman dahulu tenaga gajah digunakan sebagai transportasi umum dan untuk mengangkut barang-barang berat.

Di sebelah Phimeanakas terdapat Istana Kerajaan yang dibangun di atas kayu, berukuran 13 meter di kali 15 meter. Istana Kerajaan ini memiliki beberapa pintu, di mana satu pintu digunakan khusus untuk anggota kerajaan dan pintu lainnya untuk masyarakat biasa. Hal ini bisa dilihat dari ukuran pintu atau gerbang dan ornamen yang menghiasinya

Sayangnya, sekarang tidak ada lagi yang tertinggal dari Istana Kerajaan tersebut selain pintu masuknya. Leluhur Khmer dikatakan telah membuang “hampir semua” istana tersebut saat mereka pindah ke Phnom Penh ratusan tahun yang lalu.

Klik foto Phimeanakas di atas untuk menampilkan beberapa foto yang lebih besar dan klik di sini untuk informasi lebih lengkapnya (dari the Angkor Guide.com).

Ta Keo

Ta Keo merupakan candi Hindu lainnya yang dibangun pada awal tahun 1000-an oleh Raja Jayavarman V tapi tidak pernah selesai. Ta Keo, yang berarti Leluhur Keo atau Menara Kristal ini berlokasi sekitar 2,5 kilometer sebelah timur “Kuil Teras Gajah”.

Ta Keo dipercaya sebagai candi pertama yang dibangun menggunakan batu pasir dan memiliki gaya piramida dengan 5 tingkat, di mana ketinggiannya mencapai 22 meter, dan ditemukan pada akhir tahun 1910-an.

Klik foto Ta Keo di atas untuk menampilkan beberapa foto yang lebih besar dan klik di sini untuk informasi lebih lengkapnya (dari the Angkor Guide.com).




halaman sebelumnya 1 | 2 | 3 | 4 | 5 halaman berikut


Komentar Anda:


Nama:

date

Komentar:

0 komentar

Isi komentar adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Anda sebagai pengirim komentar harus membaca dan sepenuhnya menyetujui Syarat dan Ketentuan Komentar Anda (klik disini), Syarat dan Ketentuan (klik disini) serta Kebijakan Privasi (klik disini) JoTravelGuide.com.



Kembali ke atas